JAKARTA - Ruang terbuka tak lagi sekadar tempat duduk dan bersantai.
Di Taman Gapura Muka Cakung, Jakarta Timur, pohon-pohon buah kini mulai ditanam dengan satu pesan sederhana: taman adalah milik bersama, hasilnya untuk warga.
Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin bersama jajaran Pemerintah Kota menanam 10 pohon produktif di Taman Gapura Muka Cakung, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jumat (9/1/2026).
Penanaman ini menjadi bagian dari program rutin setiap Jumat yang bertujuan mempercantik lingkungan sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Program tersebut didukung Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta.
Sebanyak empat pohon mangga, tiga pohon jambu kristal, dan tiga pohon jambu jamaika ditanam di area taman yang sengaja dibiarkan terbuka tanpa pagar.
Menurut Munjirin, pemilihan lokasi tanpa pembatas bukan tanpa alasan.
Ia ingin taman benar-benar menjadi ruang publik yang hidup dan dijaga bersama oleh warga.
“Ini lokasinya terbuka dan bersebelahan dengan taman. Saya sudah berpesan kepada RT, RW, LMK, dan masyarakat agar pohon-pohon ini dijaga. Kalau nanti sudah berbuah, warga juga yang akan menikmati hasilnya,” kata Munjirin.
Ia menegaskan, penanaman pohon produktif tidak hanya memperindah taman, tetapi juga memberi nilai tambah berupa hasil buah serta menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat, terutama anak-anak.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok.
Menurutnya, pemanfaatan ruang terbuka untuk tanaman produktif sangat strategis, khususnya di wilayah perkotaan yang minim lahan hijau.
“Kami berharap ruang seperti taman atau kolong tol ini bisa menjadi tempat interaksi warga. Bagi masyarakat yang minim ruang berkumpul, ini bisa menjadi alternatif. Tentu dengan catatan dirawat bersama,” ujarnya.
Sambutan positif datang dari warga. Ketua RW 05 Kelurahan Cakung Barat, Mastur, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jakarta Timur yang membangun taman sekaligus menanam pohon buah di wilayahnya.
“Alhamdulillah, warga sangat terbantu. Taman ini bukan hanya tempat berkumpul, tapi juga jadi sarana edukasi bagi orang tua dan anak-anak untuk belajar menjaga lingkungan,” tuturnya.
Melalui penanaman pohon produktif ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap ruang terbuka hijau tidak hanya berfungsi sebagai area rekreasi, tetapi juga menjadi pusat interaksi sosial, edukasi lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup warga perkotaan.
