PDIP Santai Menyikapi Ambisi Kaesang Jadikan Jateng “Kandang Gajah”

 

Foto: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam jumpa pers di Ancol. (Ist) 


JAKARTA - Pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep yang menargetkan Jawa Tengah sebagai “kandang Gajah” pada Pemilu 2029 tak membuat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bereaksi berlebihan. 


Partai berlambang banteng itu justru memilih menanggapinya dengan sikap tenang.


Selama ini, Jawa Tengah dikenal sebagai basis kuat PDIP dan kerap disebut sebagai “kandang banteng”, lantaran wilayah tersebut hampir selalu menjadi lumbung suara partai tersebut dalam berbagai kontestasi pemilu. 


Namun, ambisi PSI untuk mengubah peta politik di provinsi itu dinilai PDIP sebagai bagian dari dinamika demokrasi.


Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kontestasi politik masih panjang dan sepenuhnya berada di tangan rakyat.


“Pemilu masih panjang. Rakyat yang menentukan. Rakyatlah yang punya kedaulatan,” ujar Hasto kepada wartawan di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).


Alih-alih terpancing polemik, Hasto menyebut PDIP saat ini lebih memprioritaskan pembenahan internal partai. 


Kritik dan otokritik terus dibuka sebagai bagian dari upaya memperkuat ideologi serta konsolidasi organisasi.


Tak hanya itu, PDIP juga tengah memfokuskan energi untuk kerja-kerja kemanusiaan, khususnya dalam penanganan korban bencana di Sumatera.


“PDI Perjuangan melalui peringatan HUT ke-53 melakukan kritik-otokritik, memperbaiki ke dalam, mempertajam faksis ideologi, sekaligus bergerak maksimal dalam penanganan bencana. Semua dilakukan demi kemanusiaan, tanpa melihat pilihan politik korban,” kata Hasto.


Menurutnya, kehadiran partai di tengah masyarakat saat menghadapi kesulitan jauh lebih penting dibandingkan sibuk merespons wacana politik jangka panjang.


“Itu yang menjadi skala prioritas kami saat ini. Konsolidasi organisasi dan kerja nyata di tengah rakyat,” imbuhnya.


Sebelumnya, Kaesang Pangarep secara terbuka menyatakan ambisinya menjadikan Jawa Tengah sebagai basis utama PSI dalam Pemilu 2029. 


Target tersebut ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Jawa Tengah di Kota Solo, Kamis (8/1//2026).


Kaesang menekankan pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat paling bawah sebagai kunci kemenangan PSI. 


Ia meminta seluruh jajaran memastikan pembentukan struktur hingga Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) rampung sebelum tahapan verifikasi partai pada 2027.


“Ketua Dewan Pembina PSI sudah menyampaikan, kunci kemenangan kita adalah struktur. Jateng harus solid agar Pemilu 2029 kita bisa menang mutlak di sini,” ujar Kaesang.


Meski pada Pemilu 2024 PSI berhasil meraih 12 kursi di Jawa Tengah terdiri dari kursi DPRD Kota Solo, Kota Semarang, dan DPRD Provinsi Kaesang menilai capaian itu masih jauh dari harapan.


“Dua belas itu terlalu kecil. Target kami, di 2029 nanti, seluruh kabupaten atau kota harus terisi. Minimal satu fraksi,” tegasnya.


Dengan target ambisius tersebut, Kaesang berharap lebih banyak kader PSI yang lolos ke legislatif maupun eksekutif pada Pemilu mendatang.


“Sanggup nggih 2029? Pemilu selanjutnya, Jateng kandang Gajah. PSI hadir untuk masyarakat Jawa Tengah,” tutupnya.